Sudah terlalu sering saya menerima perlakuan sampah seperti semalam. Entah apa yang ada dibenaknya, hingga perlakuannya terhadap saya adalah menjadi hobi yang menyakitkan untuk saya. Saya yang setiap hari harus SUPER SABAR dan benar-benar ngertiin dia seperti serasa tidak pernah dihargai. Cukup sakit bukan?
Empat hari sudah berjalan, tapi kita masih saja belum baikan seperti semula, saya akui dia memang sedang berusaha menghibur saya untuk melupakan kejadian kemarin, Tapi entah mengapa seperti berat sekali saya untuk melupakannya begitu saja, terlalu sakit! Toh belum ada kata MAAF sekalipun yang keluar dari mulut manisnya. Malahan sebelum itu saya juga yang harus berminta maaf (dengan terpaksa) dan akhirnya saya mengalah. Terus saja begitu dari dulu.
Sampai dia menyadari kalau saya masih dalam keadaan BADMOOD, diapun kembali marah. Karna usaha dia yang membuat saya untuk tidak badmood lagi itu sia-sia. Ya terang saja, dia sama sekali belum berkata maaf! Padahal dia tau, saya tidak akan memperpanjang masalah jika kata maaf sudah saya dengar dengan baik. Tapi apa? bukan kata maaf yang keluar dari mulut manisnya, tetapi justru kata-kata yang menurut saya agak sedikit KASAR. "Heh denger!, BACOT!" haha :"D Cukup kaget, tercengang dan nyessss! Sakit sekali, rasanya pada saat itu juga saya tidak bisa menahan amarah dan air mata yang akhirnya jatuh juga. Yang sedari tdi saya tahan-tahan dengan sangat menyakitkan, yah akhirnya percuma. Dia membuat saya semakin paraaaaah. Disini saya langsung berfikir, seperti apa sih saya dimata dia? seberharga apa sih saya untuk dia? sesayang apa sih dia terhadap saya? Entahlah, siapa yang bisa menjawab semua pertanyaan dipikiran saya itu.
Dan sekarang yang saya rasain adalah.......
Entahlah......saya muak!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar